Rabu, 07 Mei 2014

macam-macam cost dalam ilmu ekonomi

BIAYA (COST)
Biaya adalah semua pengorbanan yang perlu dilakukan untuk suatu proses produksi, yang dinyatakan dengan satuan uang menurut harga pasar yang berlaku, baik yang sudah terjadi maupun yang akan terjadi.
Beban (expense) adalah biaya yang dibebankan (matched) dengan pendapatan (revenue) dalam suatu periode akuntansi.
Obyek Biaya (Cost Object) adalah unit atau aktivitas dimana biaya diakumulasikan dan diukur. Unit atau aktivitas itu dapat berupa: produk, order, departemen, divisi, proyek.
Macam-macam Biaya (cost)
Biaya Pabrikasi :
-Biaya Langsung : Biaya yang langsung dalam proses produksi suatu barang, bahan baku, dll.
-Biaya Tidak Langsung : Biaya yang dikeluarkan untuk proses produksi
Biaya Non-pabrikasi :
-Biaya Pemasaran yaitu biaya yang diperlukan untuk memperoleh pesanan dan menyediakan produk bagi pelanggan
-Biaya Administrasi yaitu biaya yang dibutuhkan untuk mengelola organisasi dan menyediakan dukungan bagi karyawan
Departemen :
-Common Cost (Biaya bersama) yaitu biaya yang berasal dari penggunaan fasilitas atau jasa oleh dua departemen atau lebih.
-Joint Cost (Biaya Gabungan) yaitu biaya yang terjadi dalam proses produksi yang menghasilkan dua atau lebih produk jadi.
Periode Akuntansi :
-Capital Expenditure (Belanja Modal) yaitu biaya yang dikeluarkan untuk memperoleh manfaat lebih dari satu periode akuntansi.
-Revenue Expenditure (Pengeluaran Pendapatan) yaitu biaya yang dikeluarkan untuk memperoleh manfaat pada periode akuntansi yang sama dan dicatat sebagai beban.
Volume Produksi :
-Biaya Tetap (FC) : Biaya yang tidak bertambah seiring dengan pertambahan produksi.
-Biaya Variabel (VC) : Biaya yang bertambah seiring dengan pertambahan produksi.
a)Total Biaya (TC) keseluruhan biaya yang dikeluarkan dalam proses produksi sampai terciptanya barang.
Rumus : TC = TFC + TVC
b)Biaya Perunit (AC) : Biaya yang dikeluarkan untuk memproduksi 1 unit barang jadi.
Rumus : AC = TC / Q
Q ialah Produk.
c)Biaya Marginal (MC) : Tambahan biaya karena menambah 1 unit barang yang diproduksi
Biaya Eksplisit : Biaya yang kelihatan dalam proses produksi
Biaya Implisit : Biaya yang tidak kelihatan dalam proses produksi namun sebenarnya ada dan dikeluarkan
Penerimaan dan Keuntungan
Kita ketahui bahwa proses produksi yang dilakukan oleh seorang produsen akan menghasilkan sejumlah barang, atau produk. Produk inilah yang merupakan jumlah barang yang akan dijual dan hasilnya merupakan jumlah penerimaan bagi seorang produsen. Jadi pengertian penerimaan adalah sejumlah uang yang diterima oleh perusahaan atas penjualan produk yang dihasilkan. Dalam ilmu ekonomi penerimaan diistilahkan revenue.

Penerimaan Total (TR = Total Revenue)
Penerimaan total adalah jumlah seluruh penerimaan perusahaan dari hasil penjualan sejumlah produk (barang yang dihasilkan). Cara untuk menghitung penerimaan total dapat dilakukan dengan mengalikan jumlah produk dengan harga jual produk per unit. 
Jika dirumuskan sebagai berikut:
TR = Q x P
Keterangan:
TR = Penerimaan total perusahaan
Q = Jumlah produk yang dihasilkan
P = Harga jual per unit

Penerimaan Rata-rata (AR = Average Revenue)
Penerimaan rata-rata adalah penerimaan per unit produk yang terjual. Untuk menghitung penerimaan rata-rata dapat dilakukan dengan cara membagi penerimaan total dengan jumlah produk (barang) yang terjual. Jika dirumuskan sebagai berikut :
AR = TR/Q
Keterangan:
AR = penerimaan rata-rata
TR = penerimaan total
Q = jumlah produk yang dihasilkan

Penerimaan Marginal (MR = Marginal Revenue)
Penerimaan Marginal Revenue adalah penerimaan tambahan dari adanya tambahan per unit produk yang terjual. Cara menghitung penerimaan marginal dengan membagi tambahan penerimaan total dengan tambahan jumlah produk yang terjual. Jika dirumuskan sebagai berikut :
MR=TR/Q
Keterangan:
MR=penerimaan marginal
TR=tambahan penerimaan total
Q =tambahan jumlah produk yang dihasilkan

just info

Istilah - istilah yang berhubungan dengan keuangan :


1. DEFLASI, daya beli uang yang mengalami peningkatan, karena jumlah uang yang beredar relatif lebih sedikit dari jumlah barang dan jasa yang tersedia. Tujuan dari devaluasi adalah untuk meningkatkan ekspor barang, neraca pembayaran menjadi surplus.

2. DEFRESIASI, penurunan nilai tukar mata uang terhadap mata uang asing yang terjadi di pasar uang.

3. APRESIASI, kenaikan nilai tukar suatu mata uang terhadap mata uang asing yang terjadi di pasar uang.

4. INFLASI TERBUKA, keadaan dimana harga-harga bergerak tak terkendali, serta terdapat kelebihan permintaan terhadap barang.

5. SANERING, pemotongan nilai mata uang yang dilakukan oleh pemerintah.

6. REVALUASI, kebijakan pemerintah untuk menaikan nilai mata uang dalam negeri terhadap valuta asing.

7. DEVALUASI, kebijakan pemerintah untuk menurunkan nilai mata uang dalam negeri terhadap valuta asing dengan sengaja. Deflasi dapat di atasi dengan cara pemerintah menambah pembelanjaan, masyarakat menambah pengeluaran.

8. INFLASI, diartikan sebagai kecenderungan kenaikan harga barang dan jasa secara umum yang berlangsung secara terus-menerus akibat tidak seimbangnya arus barang dan arus uang.

9. KEBIJAKAN MONETER, segala kebijakan pemerintah di bidang moneter dengan tujuan menjaga kestabilan moneter untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat.

10. KEBIJAKAN FISKAL, kebijakan pemerintah yang berhubungan dengan pajak, pengaturan pemasukan dan pengeluaran pemerintah dan kebijakan pinjaman pemerintah.

11. KEBIJAKAN NON MONETER, kebijakan pemerintah yang berhubungan dengan peningkatan produksi, kebijakan upah buruh dan pengawasan harga.

Jumat, 25 April 2014

tips dan trik usm stis

1. Tips dan Trik Menghadapi Ujian Matematika, English dan Pengetahuan Umum USM-STIS
Masuk STIS, merupakan idaman banyak pelajar Indonesia yang menginginkan masa depan yang baik (walau bukan hanya di STIS saja masa depan akan menjadi baik). Selain karena biaya kuliahnya yang gratis, juga akan diangkat sebagai CPNS (ikatan dinas) apabila sudah menyelesaikan studinya dengan baik di STIS. Agar tujuan ini tercapai, maka tidak sedikit pengorbanan yang harus diberikan untuk menggapainya. Adapun pengorbanan utama adalah waktu dan dana untuk melakukan persiapan USM STIS. Banyak siswa yang mengambil les tambahan di luar kegiatan sekolah untuk mempersiapkan diri dalam menghadapi USM STIS yang pesertanya adalah seluruh siswa di Indonesia. Pada tahun 2012 saja peserta USM STIS sekitar 28.000-an siswa dan yang diterima hanya tiga ratusan saja. Sungguh persaingan yang sangat ketat dan hebat.Pada Tahun 2013 ini yang mengikuti USM STIS berjumlah sekitar 26.000 peserta untuk memperebutkan 400 kursi sebagai mahasiswa tingkat 1 di STIS. Walau ada penurunan namun tetap boleh dikatakan persaingan masuk STIS benar-benar sangat ketat.
Berikut akan diberikan tips dan trik agar Anda dapat lulus dalam USM STIS, walaupun sebenarnya inti dari kelulusan adalah keseriusan dalam belajar dan berlatih (serta doa) dalam mengerjakan soal-soal USM STIS.
USM-STIS terdiri dari 3 kategori seleksi, yaitu seleksi tahap pertama, yaitu tes bidang studi matematika, bahasa Inggris, dan pengetahuan umum. Seleksi tahap kedua, yaitu tes psikotes dan wawancara, serta tes ketiga adalah tes kesehatan, yaitu dilakukannya pemeriksaan kesehatan untuk melihat apakah Anda sehat atau tidak.
Berikut akan diberikan strategi jitu untuk dapat lulus pada tahap pertama, yaitu ujian mata pelajaran matematika, bahasa Inggris, dan pengetahuan umum yang kesemuanya dikerjakan pada hari yang sama (1 hari) yang dimulai dari matematika, bahasa Inggris, dan pengetahuan umum).
1.       Mata pelajaran matematika
Pada USM-STIS untuk pelajaran matematika, ada 26 jenis materi yang sering keluar dalam ujian, dan banyak soal yang muncul setiap materi sangat bervariasi. Tentang jumlah soal untuk setiap materi yang diujikan dapat Anda lihat pada buku “Buku Sakti” USM STIS  yang sudah Anda miliki. Pada buku tersebut dapat Anda lihat materi apa soalnya yang paling banyak muncul setiap tahunnya.
Trik yang harus Anda lakukan adalah membahas semua soal-soal matematika yang ada dengan terlebih dahulu menguasai teorinya dengan baik. Bahaslah soal latihan (USM-STIS tahun-tahun sebelumnya)  yang Anda anggap yang paling mudah untuk dimengerti dan merupakan materi gampang (seperti persamaan kuadrat, fungsi kuadrat, matriks, statistik, peluang, dan yang lainnya).
Selain materi yang Anda rasa gampang, maka Anda juga sebaiknya harus benar-benar berusaha memahami soal-soal yang paling banyak dan sering muncul dalam USM-STIS matematika (misalnya materi: statistik, integral, turunan, matriks, dan yang lainnya). Jumlah soal matematika pada USM-STIS adalah 60 soal yang harus Anda kerjakan selama 90 menit (berarti 1 soal, Anda harus dapat menyelesaikannya dalam waktu 1,5 menit).  Kerjakanlah soal-soal yang Anda yakin soal tersebut dapat mendatangkan nilai bagi Anda dan bukan mengurangi nilai.  Setiap soal yang benar dikali tiga dan setiap soal yang salah dikurangi satu, sedangkan yang tidak dikerjakan mendapat  nilai nol.
Berikut total jumlah soal untuk setiap materi yang diujikan pada USM STIS mulai tahun 2007 hingga sekarang yaitu tahun 2012.
No.
MATERI
TOTAL
JUMLAH SOAL
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
PERSAMAAN KUADRAT 
FUNGSI  KUADRAT      
PERTIDAKSAMAAN      
GRADIEN PERSAMAAN GARIS LURUS (GPGL)
PROGRAM  LINIER       
FUNGSI KOMPOSISI FUNGSI INVERS (FKFI)                                                       
PERSAMAAN                 
BENTUK AKAR DAN FUNGSI EKSPONEN
FUNGSI LOGARITMA   
MATRIKS                       
TRIGONOMETRI           
LIMITS                           
TURUNANAN (DIFFERENSIAL)
BARISAN DAN DERET
SUKU BANYAK DAN TEOREMA SISA (SBTS)
LINGKARAN                  
STATISTIK                     
HIMPUNAN                    
PELUANG                      
LOGIKA                          
BANGUN DATAR          
KECEPATAN DAN PERSEN
BANGUN RUANG 3 DIMENSI                                          INTEGRAL                                                                        
VEKTOR                        
TRANSFORMASI
12
11
16
10
10
19
23
20
4
21
10
22
23
12
8
4
25
12
24
5
6
7
6
31
6
5
Dari tabel di atas dapat dilihat bahwa soal yang dominan keluar dan yang paling banyak adalah materi integral, statistik, peluang, persamaan, turunan, limits, matriks, dan bentuk akar dan fungsi eksponen yaitu dua pulahan soal. Jadi, Anda harus benar-benar mempersiapkan diri untuk memahami dan mampu mengegerjakan soal-soal tersebut dengan baik. Dan demikian juga dengan soal-soal yang lain.
Untuk pelajaran matematika, Anda memang harus sering berlatih dan berlatih sehingga semua soal yang nantinya muncul dapat dengan cepat Anda menyelesaikannya.
2.      Mata Pelajaran Bahasa Inggris
Selesai sesi mengerjakan soal matematika selama 90 menit, maka mata pelajaran berikutnya yang diujikan pada hari yang sama adalah pelajaran Bahasa Inggris yang juga terdiri dari 60 soal dengan waktu pengerjaan selama 60 menit. Ini berarti untuk setiap soal Bahasa Inggris, Anda harus dapat menyelesaikannya dalam waktu 1 menit. Memang hal yang wajar, karena yang namanya ujian pastilah selain berpacu dengan penguasaan materi ilmu juga berpacu dengan waktu, yaitu Anda harus benar-benar dapat memanfaatkan waktu sebaik mungkin. Jangan pernah terlena (berlama-lama) dalam mengerjakan sebuah soal, sehingga soal yang lain tidak sempat Anda kerjakan.
Materi yang diujikan dalam tes Bahasa Inggris ini adalah semua jenis materi yang sudah pernah Anda pelajari di sekolah dan bukan materi yang baru. Jadi, jika Anda benar-benar dapat menerapkan dan berlatih dengan ilmu yang Anda sudah kuasai, maka yakinlah Anda akan mampu menyelesaikan semua soal dengan baik.
Materi di “Buku Sakti” USM STIS yang sudah Anda miliki ini berisi semua materi yang sering diujikan dalam USM STIS, jadi tugas Anda adalah hanya mengulang-ulang kembali semua materi yang ada secara terus-menerus. Terkhusus materi wacana (reading) dan kosa kata (vocabulary), Anda diharapkan dari sekarang harus rajin membaca wacana/berita dan mengikuti informasi-informasi terbaru yang lagi trand di masa sekarang ini dan Anda harus mengerti dengan artinya dengan baik.
3.   Materi Pengetahuan Umum
Selesai sesi ujian pelajaran Bahasa Inggris, maka tes terakhir yang dihadapi pada hari yang sama tersebut adalah tes Pengetahuan Umum. Tes Pengetahuan umum ini juga berjumlah 60 soal dengan waktu ujian 45 menit, yang berarti Anda hanya mempunyai waktu untuk mengerjakan sebuah soal selama 0,75 menit. Hal ini wajar saja, karena namanya pengetahuan umum tentunya pengetahuan yang sudah ada atau tidak ada yang tersimpan di dalam otak Anda. Jika kebetulan hal yang ditanyakan pernah Anda tahu dan sering Anda dengar, maka jangankan 0,75 menit, 5 detik sajapun bisa Anda jawab dengan mudah.
Jadi, tes pengetahuan umum adalah tes yang menguji sejauh mana pengetahuan umum Anda terhadap sebuah bidang atau perkembangan ilmu teknologi. Jika dilihat dari soal-soal Pengetahuan Umum yang sudah pernah diujikan pada USM STIS, maka dapat disimpulkan materi yang harus Anda kuasai adalah sebagai berikut.
  1. Materi tentang sejarah, yaitu Anda harus membaca-baca kembali buku sejarah yang dulunya pernah Anda pelajari ketika di SMP atau SMA, yaitu sejarah nasional bangsa dan kebudayaan.
  2. Materi tentang istilah-istilah pada bidang IPA (biologi, fisika, geografi), bidang IPS (ekonomi, kependudukan, Pancasila, UUD, hubungan Internasional) beserta pengertiannya.
  3. Materi tentang istilah-istilah dalam dunia komputer dan dunia internet serta pengertian dan perkembangannya.
  4. Materi tentang perkembangan dunia olah raga, baik dalam negeri maupun luar negeri. Sebagai contoh, Anda harus tahu  nama pemain, asal negara dari pesepak bola yang lagi terkenal di masa sekarang.
  5. Dan banyak lagi macam-macam soal-soal pengetahuan umum yang mungkin saja diujikan pada saat USM STIS nantinya.
Jadi, untuk mengantisipasi soal-soal pengetahuan umum yang tidak jelas bentuk soalnya karena sangat acak, maka solusi yang dapat Anda lakukan adalah harus banyak “membaca dan mengikuti” semua perkembangan yang terjadi pada masa sekarang ini dan yang lalu.
Secara umum, kerjakanlah soal-soal yang Anda rasa paling mudah dan Anda yakini kebenarannya jika Anda kerjakan. Jangan pernah berspekulasi dalam menjawab soal karena nantinya bisa mengurangi nilai Anda terkhusus pelajaran matematika. Untuk materi pengetahuan umum, jika keragu-raguan Anda hanya untuk dua pilihan, maka bisa saja Anda berspekulasi karena persen benarnya 50%.
Sukses tidak akan dapat diraih jika tanpa usaha
Soal tidak akan dapat dijawab  jika tidak pernah dilatih
Berlatih diiringi keyakinan akan mendatangkan sukses tiada henti
Kita berhenti setelah tidak bisa lagi melakukan apapun.
Demikian sedikit trik yang dapat saya berikan kepada Anda sebagai penambah wawasan Anda dalam mempersiapkan diri untuk mengikuti USM STIS sehingga Anda nantinya dapat diterima di STIS sebagai mahasiswanya dan yang pada akhirnya Anda termasuk orang-orang yang dapat bekerja, baik sebagai CPNS dan PNS.
Semoga bermanfaat yah!!!!!!!!!!!!!